(021)-559-0447 secretariat@apg.or.id

Maskapai yang ada di Indonesia akan diberikan insentif oleh pemerintah guna mendongkrak bisnis dunia penerbangan serta jumlah kunjungan wisatawan terutama di lokasi wisata yang terkena dampak virus korona. Namun skema ini masih dibahas bersama dengan Kementerian Perhubungan.

Insentif yang akan diberikan oleh pemerintah tersebut berupa diskon tiket pesawat hingga 50%. Terkait hal itu, Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) Triawan Munaf mengusulkan insentif yang akan diberikan kepada para penumpang pesawat itu berbentuk voucher.

“Jadi, pemberian voucher ini baru wacana. Nantinya penumpang ini dapat voucher senilai diskonnya, semacam cashback,” ujar dia, Kamis (27/2/2020).

Kemudian lanjut dia, penumpang apabila ingin terbang tetap membayar harga tiket pesawat secara penuh.

“Tapi dengan voucher apakah dapat diskon atau membeli tiket full dan voucher itu bisa diuangkan. Ini yang dibicarakan supaya tak ngambang. Sekarang tahap pembicaraan,” ungkap dia.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memanggil seluruh maskapai pada Rabu 26 Februari 2020. Pemanggilan dalam rangka sosialisasi pemberian diskon tiket pesawat imbas wabah virus korona.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya bakal melakukan finalisasi pemberian insentif tersebut. Sehingga diskon tiket pesawat segera diterapkan mulai 1 Maret 2020.