Pertumbuhan Penerbangan LCC Capai 20 Persen

Pertumbuhan Penerbangan LCC Capai 20 Persen

Pertumbuhan full service carrier (FSC) rata-rata setiap tahunnya hanya 5%. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan low cost carrier(LCC), yang mencapai lebih dari 20%. Peranan maskapai penerbangan untuk jalur masuk turis asing juga masih sangat tinggi, yaitu 63,7% sepanjang 2018.

“Kalau mau tumbuh 20 persen kita harus menggunakan LCC. Mau tumbuh 20 persen tapi masa menggunakan kendaraan yang salah. Kendaraan yang tumbuhnya lambat yaitu full service,” ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta.

Pelayanan yang lebih murah hingga 50% di terminal LCC tidak akan merugikan maskapai dan pengelola bandara. Arief mengatakan, ada substitusi pendapatan yang bisa dialihkan kepada sektor nonpenerbangan, seperti penjualan makanan dan minuman. Apalagi, LCC bakal mendatangkan lebih banyak pengunjung.

Nantinya, ia berharap Indonesia lebih banyak memiliki LCT untuk menunjang target 20 juta wisatawan Indonesia.

Kementerian Pariwisata juga akan bekerja dengan Singapore Tourism Board untuk menjadi hub pariwisata Indonesia. Banyak sekali kunjungan wisatawan asing ke Tanah Air yang menggunakan Changi Airport, Singapura sebagai tempat transit