Cegah Penyebaran Virus Corona, Ini Tindakan PT Angkasa Pura I

PT Angkasa Pura I (Persero) menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai upaya melindungi kesehatan seluruh karyawan dan mencegah penyebaran Virus Corona atau COVID-19.

Kebijakan ini diberlakukan bagi seluruh karyawan di kantor pusat, 15 kantor cabang bandara untuk pegawai administrasi, dan karyawan 5 anak perusahaan mulai 17 Maret 2020.

“Upaya ini merupakan komitmen manajemen untuk melindungi dan memprioritaskan kesehatan seluruh Insan Angkasa Pura I dari ancaman penularan Covid-19 serta melaksanakan imbauan dari Presiden Joko Widodo untuk menerapkan konsep social distancing,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam siaran pers si Jakarta, Selasa 17 Maret 2020.

PT Angkasa Pura I (Persero) merupakan BUMN yang mengelola 15 bandara, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon, Bandara El Tari Kupang, dan Bandara Sentani Jayapura.

Angkasa Pura I juga mempunyai lima anak perusahaan, yaitu PT Angkasa Pura Logistik, PT Angkasa Pura Properti, PT Angkasa Pura Suport, PT Angkasa Pura Hotel, dan PT Angkasa Pura Retail.

Dalam menjalankan sistem WFH, ujar dia, Angkasa Pura I didukung oleh platform kerja digital melalui Office Collaboration Platform (OCP) yang memiliki peran penting untuk meningkatkan kinerja dan produktifitas kerja di era digital.

Angkasa Pura I juga telah menggunakan SAP yang memiliki peran penting dalam memonitor administrasi, bisnis, dan keuangan perusahaan.