Kemenhub Gandeng Prancis Dalam Program SSP

Kementerian Perhubungan meningkatkan pengawasan keselamatan penerbangan sipil dengan menggandeng Prancis terutama dalam program state safety program (SSP).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan safety management (SSP) ini dapat menjadi dorongan bagi regulator dan pemangku kepentingan penerbangan terkait lainnya untuk mempromosikan keselamatan penerbangan. Dilansir dari Bisnis.com, Indonesia mencapai prestasi luar biasa, antara lain Tingkat Implementasi Efektif USOAP yang mencapai di atas tingkat rata-rata di Wilayah Asia Pasifik dan Dunia secara global.

“Pencapaian ini harus dipertahankan secara berkelanjutan dan ditingkatkan dengan sistem pengawasan keselamatan yang efektif dan tepat karena untuk mendapatkan pencapaian itu perlu upaya yang keras, tetapi untuk mempertahankan pencapaian itu diperlukan upaya yang lebih sulit,” tuturnya, Kamis (12/3/2020).

Selain itu, lanjutnya, pemenuhan standar keselamatan internasional yang dinyatakan melalui pencabutan larangan terbang oleh Uni Eropa (UE) dan pencapaian standar keselamatan penerbangan kategori 1 (CAT-1) oleh FAA, Amerika Serikat.

Pihaknya, sebagai otoritas penerbangan sipil di Indonesia juga memiliki kewajiban internasional untuk memenuhi standar internasional khusus tentang keselamatan. Adapun, keselamatan merupakan keharusan mendasar dari transportasi udara sipil internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ditjen Perhubungan Udara telah membentuk Gugus Tugas Program Keselamatan Negara (SSP Taskforce). Tim ini telah melakukan beberapa kegiatan promosi dan sosialisasi dalam rangka menumbuhkan safety awareness oleh seluruh pelaku penerbangan.

“Saya berharap, seluruh pembuat keputusan tingkat tinggi di Ditjen Perhubungan Udara harus berkomitmen untuk bekerja bahu membahu dalam memetakan inisiatif program keselamatan negara. Hal ini untuk mewujudkan penerbangan yang selamat aman dan nyaman sebagai komitmen bersama,” harapnya.