Juni, Bandara Komodo bakal berstatus bandara internasional

Landasan pacu bandara komodo akan di perpanjang secara bertahap. Tahap pertama akan diperpanjang menjadi 2.600 meter, setelah itu menjadi 2.700 m sampai 2.750 meter.
Perpanjangan landasan pacu itu bagian perubahan status Bandara Komodo yang akan menjadi bandara internasional pada Juni mendatang.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyebutkan saat ini tim dari Kemenhub sudah akan mempersiapkan proses tersebut.

“Kemenhub akan melakukan perpanjangan runway bandara sehingga perwakilan dari Changi bisa siap terbangkan ke Changi pada Juni,” ujarnya di Jakarta, Jumat (7/2).

Dengan status internasional, Bandara Komodo akan menampung penerbangan langsung rute luar negeri. Sejauh ini, disebutkan bandara itu memungkinkan penerbangan asing yang akan mendarat adalah maskapai dari Singapura dan Australia.

Setelah pengembangan selesai, Bandara Komodo akan mampu menampung pergerakan penumpang hingga 4 juta per tahun.

Sebagai informasi, perubahan status bandara itu usai Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan penandatangan perjanjian Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan Konsorsium Cinta Airport Flores (CAF) yang terdiri dari Cardig Aero Service dan Changi Airports International akan mengelola bandara di Labuan Bajo ini.