(021)-559-0447 secretariat@apg.or.id

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam kunjungannya ke andara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjelaskan akan mengembangkan bandara ini untuk dijadikan penghubung (hub) di bagian utara Sulawesi Selatan.

Oleh karena itu pemerintah berencana mengembangkan Bandara Lagaligo Bua, rencananya, landas pacu bandara ini diperpanjang menjadi 2.250 meter (m).

“Hari ini Saya dan Pak Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) sengaja meninjau Luwu, di mana lapangan terbangnya Lagaligo Bua. Kita ingin bandara ini menjadi semacam hub di utara dari Sulsel yang tadinya 1.800 m, akhir tahun menjadi 2.250 m. Saya terima kasih Pak Gubernur mau membebaskan tanah dengan luasan 48 hektare,” jelasnya di Bandara Lagaligo Bua, Sulawesi Selatan, Jumat (28/2/2020).

“Ini menjadi penting karena akan menjadi jangkar 7 kabupaten lainnya, bahkan saya sampaikan Pak Gubernur, kita harus kolaborasi dengan airlines, sekarang ini hanya satu pesawat satu hari,” ujarnya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, dengan dikembangkannya bandara ini maka turis punya alternatif moda transportasi selain darat.

“Kita lihat dengan hadirnya bandara ini mempermudah akses. Kedua turis-turis tidak lagi lewat darat ke Toraja, banyak turis-turis lewat sini. Apalagi insya Allah kalau perpanjang 2.250 m tentu ukuran pesawat juga lebih besar,” katanya.

Tak hanya itu, masyarakat di Sulawesi Selatan bagian utara tak perlu ke Makassar dulu jika ingin berpergian.

“Bayangkan saja dari Bua lebih dekat Gorontalo, lebih dekat Kendari, kemana kita mesti ke Makassar dulu. Mudah-mudahan dengan perpanjangan landasan bisa memperbanyak airline,” ujarnya.