Joko Widodo : Pengecekan Bandara Soetta Sudah ketat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai pengecekan kesehatan yang dilakukan kepada penumpang pesawat dari luar negeri yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) sudah ketat, karena dilakukan secara berlapis.

“Kalau kita lihat tadi waktu kita masuk ke bandara, di area kedatangan dari luar negeri checking-nya sangat ketat, antara lain mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan. Kemudian, kalau berasal dari negara yang sudah kita waspadai, masuk (dicek) ke pintu yang berbeda dan dicek untuk yang empat negara, dicek tiga kali.

Kalau yang dari Negara di luar itu dicek dua kali dengan thermal scanner dan thermal gun. Saya kira sebuah keharusan yang menurut saya ketat,” kata Kepala Negara, Jumat (13/3).

Seperti dikutip dari siaran resmi AP II, saat meninjau ke Terminal 3, Presiden Jokowi turut didampingi oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kepala Badan Nasional Penanggulanan Bencana Letjend TNI Doni Monardo, dan President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin.

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga sempat menyaksikan kegiatan disinfeksi melalui penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area Soekarno-Hatta.

“Kalau di airport dan pelabuhan kemudian stasiun saya kira pemerintah, BUMN, juga telah melakukan (penyemprotan cairan disinfektan) sejak seminggu lalu. Tapi saya hanya ingin memastikan bahwa ini terus dilakukan setiap hari. Saya juga ingin memastikan bahwa ini terus dilakukan setiap hari. Saya juga ingin memastikan bahwa yang namanya thermal scanner dan thermal gun benar-benar ada dan dipasang,” ujar Jokowi.

Program penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan setiap hari di Soekarno-Hatta pada jam-jam tidak sibuk guna mensterilkan terminal penumpang pesawat serta area public lainnya dari berbagai virus.

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, pengecekan terhadap penumpang internasional di Soekarno-Hatta dilakukan melalui Kartu Kewaspadaan Kesehatan (Health Alert Card), kemudian melalui thermal scanner serta thermal gun.

“Kartu Kewaspadaan Kesehatan, thermal scanner, dan thermal gun merupakan standar pengecekan di seluruh bandarabandara PT Angkasa Pura II, termasuk Soekarno-Hatta. Di Soekarno-Hatta disediakan juga jalur khusus pengecekan bagi penumpang pesawat dari empat negara yaitu Iran, Korea Selatan, Italia, dan Tiongkok,” papar dia.