Imbas Virus Corona, 25 Ribu Penerbangan Dibatalkan dalam Sepekan

Wabah virus corona memukul industri penerbangan. Lebih dari 25 ribu penerbangan dibatalkan dalam sepekan pertama pada Februari 2020 dari total 30 maskapai yang menangguhkan layanan penerbangan mereka ke China.

OAG, perusahaan intelijen perjalanan udara yang bermarkas di Inggris, memperkirakan industri penerbangan masih akan terpuruk lebih dalam, mengingat kematian yang disebabkan oleh virus corona telah mencapai 1.100 orang dengan jumlah terinfeksi 42 ribu orang dalam waktu kurang dari dua bulan.

Menurut OAG, seperti dikutip dari Forbes, Rabu (12/2), dampak virus corona terhadap industri penerbangan akan lebih besar ketimbang SARS. Sebab, penangguhan penerbangan dalam sehari yang dilakukan karena virus corona setara dengan puncak epidemi SARS pada Maret-Juni 2003.

“Tingkat pembatalan penerbangan yang kami lihat belum pernah terjadi sebelumnya dan melebihi peristiwa pandemi lainnya yang kami ingat. Belajar dari SARS, banyak regulator dan maskapai penerbangan melarang perjalanan,” terang Kepala OAG Asia Mayur Patel.

Eric Lin, analis penerbangan di Hong Kong mengatakan maskapai yang bermarkas di China sendiri telah memangkas lebih dari 50 persen penerbangan domestik dan luar negeri selama virus corona mewabah. Ia menilai kerugian industri penerbangan sudah akan terlihat pada kuartal pertama tahun ini.