Garuda Indonesia Segera Uji Coba Drone Kargo di Aceh

Perusahaan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Persero Tbk akan segera menguji coba pesawat kargo nirawak atau drone (unmanned aerial vehicle/UAV) dalam waktu dekat. Direktur Kargo dan Pengembangan Bisnis Mohammad Iqbal mengatakan pesawat ini akan diterbangkan perdana di Aceh.

“Kami akan trial selama 3 bulan dulu. Kami uji apa risikonya, apa sudah memenuhi kelayakan DKUPPU (Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan,” ujarnya dalam diskusi bertajuk ‘Menata Drone di Langit Ibu Pertiwi, pada Selasa, 22 Oktober 2019, di Jakarta Pusat.

Dalam masa uji coba, maskapai pelat merah ini akan menerbangkan sejumlah armada. Armada tersebut akan mengangkut barang berkapasitas tak lebih dari 500 kilogram dan dapat menjangkau jarak lebih-kurang 1.200 kilometer dengan kecepatan 300 kilometer per jam.

Iqbal membuka kemungkinan uji coba itu diperluas di wilayah Maluku, Maluku Utara, hingga Manado. Setelah lolos uji coba, Garuda Indonesia akan menerbangkan pesawat tersebut untuk kepentingan komersial.

Adapun pada 2020, Garuda Indonesia setidaknya tercatat bakal memiliki 10 unit pesawat. Armada berjuluk frighter ini ke depan digadang-gadang bakal membawa berupa barang kebutuhan pokok hingga produk-produk e-commerce.

“Arahnya Garuda Indonesia ingin membangun sistem logistik mengantar barang dari Sabang sampai Merauke,” tutur Iqbal.