Bandara Kendiri Tahap Awal Berdaya Tampung 1,5 Juta Penumpang

Kementerian Perhubungan mengungkapkan Bandara Kediri di Jawa Timur pada tahap pembangunan pertama berdaya tampung 1,5 juta penumpang. Pembangunan bandara ini direncanakan tiga tahap, demikian dijelaskan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto.

Proyek pembangunan Bandara Kediri ini menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Melalui skema itu maka pembiayaan seluruhnya mulai dari pembebasan lahan sampai ke pembangunan bandara ditanggung PT Gudang Garam Tbk selaku investor.

Dijelaskan Novie, Bandara Kediri nantinya akan berdiri di atas lahan seluas 450 hektar, dari lahan tersebut rencananya akan dibangun landasan pacu bandara (runway) sepanjang 3.000 meter yang ditargetkan rampung dalam 2,5 tahun. Pembangunan bandara akan dilakukan tiga tahap, di mana tahap I ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020. Nilai investasi tahap I ditaksir mencapai Rp 9,2 triliun.

Dengan kehadiran Bandara Kediri, dikatakan Novie nantinya tidak akan mengganggu lalu lintas di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Bandara di Jawa bagian Selatan ini diharap menjadi solusi lalu lintas penumpang yang padat.

“Konsepnya sini tuh tetap bandara pengumpan yah, hub-nya tetap Surabaya. kita punya tatanan, punya strategi-strategi mengatur rute. Selatan Jawa ini menjadi jalur tersendiri untuk melayani Jawa bagian Selatan yang padat sekali,” ungkap dia.