AP II Perluas Bandara Depati Amir


PT Angkasa Pura II menggenjot pengembangan Bandara Depati Amir Pangkal Pinang baik dari sisi darat maupun sisi udara demi memenuhi target melayani lima juta penumpang per tahun dalam lima tahun ke depan.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II MuhammadAwaluddin mengatakan pihaknya tengah mengembangkan sisi Utara dan Selatan. “Kalau dilihat dari sisi Selatan, kita sedang tanam ‘piling’ (fondasi) untuk pengembangan selanjutnya menjadi tiga juta penumpang,” katanya  Rabu, 14 Maret 2019.

Presiden Jokowi, kata dia, juga sudah memerintahkan langsung untuk mengembangkan sisi Utara, jadi ‘ultimate’ tengah, sayap kiri dan kanan menjadi kapasitas lima juta penumpang.

Kapasitas ini menjadi kebutuhan karena Awaluddin menyebutkan sepanjang 2018, jumlah penumpang sudah mencapai 2,2 juta orang, sementara dalam sehari mencapai 6.000-8.000 pergerakan penumpang.

Di sisi udara, dia mengatakan tengah memperpanjang landasan pacu dari 2.260 x 45 meter menjadi 2.600 x 45 meter dan pergerakan pesawat 24 pergerakan dalam sehari atau 48 pergerakan mendarat dan tinggal landas.

“Berbagai sarana prasarana lainnya seperti ‘instrumen landing system’ dengan Airnav akan dikalkulasikan,” katanya.

Untuk kapasitas parkir pesawat (apron) seluas 51.660 meter persegi dengan 9 parking stand untuk pesawat sejeni Boeing 737 atau Airbus A320.

“Saya rasa tidak ada kendala buat maskapai terbang dengan ‘full capacity’, termasuk berkembang untuk pergerakan kargo jadi prioritas juga karena banyak potensi kargo seperti barang tambang dan produk perikanan,” katanya.

Dia menyebutkan potensi peningkatan penumpang di Bandara Depati Amir, yakni sembilan sampai 10 persen. “Agregasi tiga tahun ini sembilan sampai 10 persen, jika tiga hingga empat tahun ini diagregasi pakai model regresi jadinya sembilan sampai persen, kita masih berharap bergerak tumbuh sejalan dengan fasilitas bandara kemudian destinasi berkembang,” katanya.