AP I Siapkan Rp17,24 Triliun untuk Bangun Empat Proyek Bandara


PT Angkasa Pura I (Persero) menyiapkan dana investasi sebesar Rp17,24 triliun untuk digunakan sepanjang 2019. Sebanyak Rp7,9 triliun diantaranya digunakan untuk pembangunan empat proyek bandara. Keempat bandara itu yakni Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar.

Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi, menjelaskan, bahwa Rp5,8 triliun untuk pengembangan bandara-bandara lainnya, serta Rp3,5 triliun untuk investasi operasional, termasuk pengembangan bandara dari Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Kementerian Perhubungan.

Selain itu, ia menyebutkan pihaknya untuk meningkatkan jumlah penumpang telah menerapkan beberapa strategi diantaranya dengan melakukan destination marketing, pengembangan rute, dan peningkatan frekuensi maskapai penerbangan.

“Sedangkan bagi para pengguna jasa bandara, inovasi layanan untuk semakin meningkatkan ‘customer experience’ mulai dari akses masuk ke bandara hingga penumpang boarding akan terus ditingkatkan. Customer experience ini juga dilakukan lewat implementasi teknologi digital yang inovatif,” tandasnya.

Sebagai informasi, PT Angkasa Pura I (Persero) optimis mampu meraih pencapaian yang lebih baik dari segi operasi, pelayanan, dan kinerja bisnis. Perseoran pun menargetkan pendapatan sebesar Rp10 triliun di tahun ini.

Faik Fahmi menjelaskan target ini berdasarkan kalkulasi, dimana mereka akan melayani lebih dari 101 juta penumpang di tahun 2019. “Jadi kami menargetkan pendapatan di atas Rp10 triliun, meningkat 16,5% dibandingkan pendapatan tahun 2018, dengan laba bersih di atas Rp2 triliun atau meningkat 18%,” ujar Faik Fahmi di Jakarta.