Angkasa Pura II Hadirkan Spot Foto di Bandara Soekarno-Hatta

Bandara Soekarno Hatta sebagai pintu gerbang Indonesia akan dijadikan tempat untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia baik itu seni dan budaya-nya. Untuk itu, PT Angkasa Pura II menggunakan cara dengan mendesain sejumlah spot instagrammable di tiga terminal yang ada.

President Director PT Angkasa Pura II (AP II), Muhammad Awaluddin, mengatakan pihaknya mengusung konsep bandara sebagai pusat seni dan Budaya Indonesia (Airport as Art, Culture and Tourism Hub).

“Salah satunya menjadikan Soekarno-Hatta sebagai tempat untuk memperkenalkan berbagai nuansa seni dan budaya Nusantara, serta ikon yang dimiliki di sejumlah daerah. Kami berharap masyarakat dapat semakin mencintai Tanah Air dan dunia internasional semakin mengetahui kekayaan seni dan budaya Indonesia,” kata dia, dalam keterangan resmi, di Jakarta, Minggu (12/1).

Selain menghadirkan spot foto yang kekinian, AP II juga menampilkan berbagai pertunjukan parade seni budaya langsung di gedung terminal.

“Kami tidak sekedar membuat spot foto namun harus memenuhi persyaratan yaitu harus instagrammable, harus identifiable atau mudah dikenali, dan harus memorable. Ini cara alternatif dalam memperkenalkan seni dan budaya Nusantara kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Di samping spot instagrammable seni dan budaya Nusantara, di Bandara Soekarno-Hatta juga terdapat berbagai spot lain yang instagrammble di Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3.

“PT Angkasa Pura II di setiap bandara yang dikelola, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, membuat spot foto instagrammable guna memberikan travel experience yang menarik bagi traveler sehingga aura bahagia yang diwujudkan dengan hassle free, stress free dan confusing free dapat terasa di bandara,” ujarnya.

Ini sejumlah spot instagrammable yang ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Area Kedatangan Terminal 3:

  1. Peta Indonesia beserta replika stupa Borobudur
  2. Burung Rangkong dan Tarian Adat Dayak, serta Tameng khas Dayak
  3. Alat Transportasi Cidomo khas Lombok dengan latar belakang Gunung Rinjani
  4. Suasana di Gilitrawangan, Lombok, NTB, lengkap dengan payung-payung dan bantal yang biasa dipakai di pantai
  5. Mural Monas dan gedung pencakar langit di Jakarta
  6. Mural wayang kulit, Candi Prambanan, dan Candi Borobudur
  7. Arstitektural Joglosemar khas Jawa Tengah beserta kursi kayu
  8. Mural Tarian Caci khas NTT
  9. Mural Jembatan Ampera di Palembang
  10. Mural Buaya dan Hiu sebagai ikon Surabaya, beserta pakaian khas
  11. Mural Komodo di Labuan Bajo
  12. Mural yang menggambarkan suasana Bali
  13. Tradisi Lompat Batu di Nias
  14. Rempah-rempah di Maluku, lengkap dengan rempah asli

Area Outdoor East Lobby Terminal 3 dan SMMILE Center:

  1. Burung Garuda beserta tulisan Indonesia, dibuat dalam rangka memperingati HUT RI ke-74
  2. Brand Landmark Terminal 3
  3. Taman Pensil

Area check in Terminal 3:

  1. Taman yang terletak di beberapa island meja check in
  2. Berbagai Karya Seni hasil dari seniman lokal

Area Keberangkatan Terminal 1 dan 2:

  1. Lampu-lampu tradisional yang sangat megah di selasar menuju boarding lounge
  2. Bangunan dengan nuansa keramik bata merah (terakota) yang masih terawat dengan sangat baik.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta adalah bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia. Beroperasi dengan 3 terminal, setiap tahunnya Soekarno-Hatta melayani 60-65 juta penumpang pesawat.